18.5.10

..Robin Hood Yang Macho..

Ini postingan yang telat diterbitkan, karena kejadiannya telah beberapa hari berselang, tapi baru sempat di 'launch' sekarang. Harap maklum, sibuk.. hehehehe..

Postingan kali ini, saya mencoba untuk me-review film Robin Hood yang baru saya tonton kemarin. Jadi ini adalah review film saya yang pertama. Saya peringatkan, pendapat saya mungkin akan berbeda dengan pendapat saya. Ditambah lagi, saya adalah penikmat film yang sangat esederhana, yang tak repot memikirkan tentang pendalaman akting aktor/aktrisnya mapun kekuatan cerita dan skenarionya. jadi harap maklum kalo review saya nanti akan 'dangkal'.. :D

Menonton Robin Hood kemaren, saya sama sekali tanpa persiapan.
Nggak baca resensinya dulu di koran ato internet seperti kebiasaan saya kalo mo nonton film. Tujuannya baca resensi sih biar nggak tersesat dengan jalan ceritanya.
Tapi beda halnya dengan Robin hood. Saya merasa tidak perlu untuk membaca resensinya. Saya merasa pengetahuan saya tentang Robin Hood sudah cukup untuk menjadi pedoman saya dalam menikmati film tersebut.

Dalam pikiran saya, Robin Hood ya nggak jauh dari maling (yang pahlawan)cakep dan keren dengan celana ketat yang menjadi pujaan rakyat jelata. Dalam benak saya, sosok Robin Hood ya Kevin Costner ituh.

Dan ternyata saya salah besaarr.. :D
Robin Hood di tangan Ridley Scott adalah Robin Hood yang lebih macho. (soalnya Robin Hood versi Kevin Costner menurut saya kan agak girly gitu.. hehehhe) :p

Alasan pertama kenapa saya gambarkan 'macho' adalah, karena diperankan oleh Russel Crowe. Liat dunk badannya yang kekar. Robin Hood dalam sosok Russel Crowe juga lebih cool, lebih misterius. Walopun banyak kritik yang menyebut aksen om Russel "nggak dapet" sebagai orang inggris, karena om Russel kan emang orang ostrali. Tapi saya tak peduli.. Menurut saya, aksennya baik baik saya. Aksen (bahasa) inggris, yang saya gak gitu ngerti.. hehhehe..

Alasan kedua, adalah jalan ceritanya.
Kalo di Robin Hood versi om Kevin Costner menceritakan kisah Robin Hood di hutan sherwood dan banyak kisah romantis Robin dan Marion, tidak begitu dengan Robin Hood versi om Russel.
Di versi baru ini, diceritakan awal Robin longstride (nama asli Robon Hood) menjadi Robin Loxley, dan sebelum Robin menjadi buronan King John dan bersembunyi di hutan sherwood.
Bahkan di versi yang baru ini, diceritakan King Richard tewas dalam perang (bandingkan dengan Robin Hood versi sebelumnya, dimana King Richard, di akhir cerita pulang setelah menang perang).
Karena ini adalah prekuel Robin Hood, dimana settingnya adalah perang Inggris dan perancis, maka wajar kalo dalam film ini juga banyak adegan perang. Adegan romantis antara Robin dan Marion tetap ada, tapi halus, ini juga yang saya sukai. jadi terlihat lebih manis.

Maka, tak salah kan kalo saya menilai Robin Hood yang ini, lebih macho... :D

2 komentar:

Meily Ika mengatakan...

eehh gw belum cerita yah...
gw nonton robin sampe 2 kali ^^v

vita mengatakan...

katanya robin hood 'byasa ajah', koq mpe 2 kali nontonnya?? :p